prospek investasi rumah di bandung

Berinvestasi rumah merupakan salah satu jenis investasi yang paling aman dibandingkan dengan investasi-investasi lainnya. Tidak heran, jenis investasi ini sangat banyak diminati. Namun, tidak jarang masih banyak orang yang belum begitu paham tentang investasi rumah ini, oleh karena itu dalam artikel ini, akan kami berikan informasi dan panduan lengkap untuk anda yang sedang merencanakan untuk berinvestasi rumah terutama di area Bandung raya.


Keuntungan Investasi Rumah

Pertama-tama, anda harus mengetahui apa saja keuntungan dari melakukan investasi di rumah yang jarang atau tidak bisa ditemukan dari investasi-investasi lainnya. Berikut ini diantaranya :

1. Harga rumah tidak pernah turun

Sejarah membuktikan, harga rumah nyaris tidak pernah turun! Pada kondisi terburuk sekalipun, harga rumah hanya bergerak flat/datar, namun tidak sampai turun.

2. Tetap stabil pada kondisi ekonomi apapun

Kondisi ekonomi yang tidak pasti sering menjadi momok yang menakutkan bagi mereka yang ingin melakukan investasi dalam sektor apapun, termasuk pada sektor perumahan. Dalam hal ini, invesetasi rumah tentu saja sangat unggul dibandingkan investasi lain, karena dalam kondisi ekonomi yang buruk atau bahkan krisis sekalipun, harga rumah tetap stabil dan tidak akan turun.

Hal ini disebabkan karena rumah merupakan salah satu dari 3 kebutuhan pokok/primer setiap umat manusia, yaitu sandang, pangan dan papan (rumah).

Sehingga, pada kondisi ekonomi yang buruk sekalipun, orang-orang atau masyarakat tentunya masih membutuhkan rumah sebagai tempat bermukim, sehinggal hal inilah yang membuat harga rumah tetap bisa stabil.

3. Aman dan tidak akan hilang

Pernah merasa ketakutan saat harus menyimpan investasi emas atau logam mulia anda di rumah? Takut kerampokan atau kehilangan? Hal itu tidak akan terjadi apabila anda berinvestasi dengan membeli rumah.

Lalu bagaimana dengan surat-surat/legalitas rumah? Jangan takut, sertifkat baik itu SHM ataupun HGB sudah dilindungi oleh negara dengan nama pemilik yang tercatat di BPN atau Badan Pertanahan Negara. Sehingga, kalaupun sertifikat rumah anda hilang, anda bisa melaporkannya ke BPN untuk diterbitkan surat baru. Sangat aman, bukan?

4. Memiliki Keuntungan Ganda : Passive Income dan Capital Gain

Pada umumnya, investasi terbagi kedalam 2 kelompok. Pertama, yaitu investasi yang memberikan keuntungan secara passive income contohnya seperti deposito. Kedua, yaitu investasi yang memberikan keuntungan dari kenaikan nilai (capital gain), contohnya investasi emas atau saham.

Sedangkan investasi rumah memiliki keduanya! Ya, anda bisa mendapatkan keuntungan kenaikan nilai atau capital gain dari kenaikan harga rumah tersebut, dan juga keuntungan passive income jika anda menyewakan/mengontrakkan rumah tersebut baik secara bulanan atau tahunan!


Kerugian Investasi di Rumah

Boleh diakui, tidak ada investasi yang sempurna. Setiap jenis investasi tentunya memiliki kekurangan masing-masing. Dan hal ini tentu saja berlaku untuk jenis investasi rumah. Berikut ini kekurangan jika anda memilih melakukan investasi di rumah atau properti :

1. Tidak Likuid

Jika dibandingkan dengan investasi-investasi lain seperti deposito, saham ataupun logam mulia, maka rumah memiliki kekurangan yaitu tidak likuid.

Artinya, jika anda membutuhkan uang secara mendesak, anda tidak bisa banyak berharap dari rumah milik anda karena untuk menjual rumah tentunya membutuhkan waktu yang tidak sebentar.

Hal ini tentunya berbeda dengan investasi lain misalnya seperti deposito atau logam mulia, dimana anda bisa menjual atau mencairkannya dengan cepat. Cukup dengan pergi ke bank (deposito) atau pergi ke toko emas (logam mulia), maka anda bisa langsung mendapatkan uang tunai hanya dalam hitungan jam bahkan menit.

Sehingga, hal ini harus menjadi salah satu pertimbangan anda dalam memilih investasi. Jika anda berencana untuk berinvestasi dalam jangka panjang dan memiliki investasi lain untuk jaga-jaga jika membutuhkan dana darurat, maka anda bisa masuk ke investasi properti.

Namun jika anda tidak memiliki cadangan dana darurat, dan membutuhkan investasi yang bisa dicairkan dengan cepat kapanpun anda membutuhkan, maka properti tentunya bukan merupakan investasi yang tepat untuk anda.


Prospek Investasi Rumah di Bandung

Bandung, sebagai salah satu kota terbesar dan terpadat di Indonesia tentu saja menjadi salah satu primadona bagi para investor property. Hal ini dikarenakan harga properti baik rumah maupun tanah di Bandung yang selalu naik setiap tahunnya, dan termasuk kedalam kota dengan peningkatan harga properti tertinggi di Indonesia.

Banyak faktor yang menjadikan Kota Bandung dan sekitarnya sebagai area investasi properti yang menjanjikan, berikut diantaranya :

1. Jumlah Penduduk yang Sangat Banyak

Menurut data dari BPS (Badan Pusat Statistik), per tahun 2018, jumlah penduduk tetap Kota Bandung mencapai 2,5 juta jiwa. Jumlah ini bisa berlipat ganda jika digabungkan dengan wilayah-wilayah di sekitarnya seperti Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang.

Banyaknya jumlah penduduk tentu saja berpengaruh besar terhadap kebutuhan akan rumah atau hunian untuk para penduduk Bandung Raya, hal ini yang menyebabkan harga rumah di Bandung terus melesat naik dan bisa menjadi alternatif investasi yang menguntungkan.

2. Kota Tujuan Wisata

Sejak jaman penjajahan Belanda, Kota Bandung telah dikenal dengan julukan “Paris van Java” atau Parisnya pulau jawa. Hal ini disebabkan suasana dan kondisi Kota Bandung yang sangat indah dan cantik, sehingga tidak heran Kota ini menjadi salah satu tujuan wisata utama di Indonesia selain Bali.

Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Bandung tentu saja membawa dampak ekonomi yang baik kepada kota ini, sehingga taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya bisa meningkat, dan lambat laun masyarakat kelas menengah bawa mulai memiliki cukup dana untuk membeli rumah sendiri.

Disisi lain, banyak juga wisatawan yang tertarik untuk membeli rumah di Bandung sebagai tempat tinggal mereka saat berkunjung ke Bandung. Kebiasaan ini secara tidak langsung juga ikut menggairahkan pasar properti di Bandung

3. Bandung Sebagai Kota Pendidikan

Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Parahyangan, Universitas Telkom dan Institut Pendidikan dalam Negeri (IPDN) merupakan beberapa dari sekian banyak kampus/universitas ternama yang ada di Bandung.

Tidak heran, hal ini membuat Bandung menjadi salah satu destinasi utama para pelajar dari daerah luar Bandung untuk menimba ilmu.

Banyaknya pelajar dari luar kota yang menuntut ilmu di universitas-universitas yang ada di Bandung tentu saja memiliki dampak yang baik terhadap investasi property di Bandung, terutama bagi mereka yang memiliki kos-kosan ataupun rumah untuk di kontrakan.

4. Banyaknya Proyek Infrastruktur Besar yang Sedang dibangun di Bandung

Saat ini (tahun 2019/2020) pembangunan infrastruktur di Kota Bandung dan sekitarnya sedang berkembang dengan sangat pesat, karena banyaknya proyek pembangunan infrastruktur berskala besar yang sedang direncanakan, sedang dibangun bahkan sudah hampir selesai.

Banyaknya pembangunan infrastruktur ini tentu saja memberikan banyak dampak positif terhadap bisnis dan investasi properti, terutama untuk properti yang berada tidak jauh dari lokasi pembangunan infrastruktur tersebut. Proyek-proyek infrastruktur tersebut bisa dilihat di bawah.


Proyek-proyek infrastruktur besar di Bandung

Berikut ini proyek-proyek infrastruktur besar yang sedang maupun akan dibangun di Bandung yang bisa meningkatkan nilai properti yang terletak tidak jauh dari lokasi infrastruktur tersebut.

1. Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung

investasi properti dekat stasiun kereta cepat jakarta bandung
Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung | Sumber gambar : cnnindonesia.com

Pada tahun maret 2021 (sumber : cnnindonesia.com) , Indonesia akan memiliki kereta cepat pertamanya, dan rute pertama tersebut adalah rute Jakarta-Bandung. Dengan menggunakan kereta cepat ini, jakarta – bandung yang biasanya ditempuh dalam waktu 3,5 jam – 5 jam, bisa ditempuh hanya dalam waktu 45 menit!

Dengan kemudahan ini, maka diperkirakan akan semakin banyak wisatawan yang mengunjungi Bandung. Selain itu, banyak juga orang yang bekerja dan beraktifitas di Jakarta untuk memilih tinggal di Bandung karena waktu tempuhnya yang akan sangat singkat.

Lokasi stasiun utama Kereta Cepat di Bandung akan berlokasi di kawasan Tegaluar, Kabupaten Bandung.

2. Proyek Tol Cisumdawu (Cileunyi Sumedang Dawuan)

investasi rumah dekat gerbang tol cisumdawu
Jalan Tol Cisumdawu | Sumber gambar : properti.kompas.com

Bandara Internasional Jawa Barat (Kertajati) telah beroperasi di tahun 2019, namun akses penunjang menuju ke bandara tersebut dari Bandung saat ini dinilai masih kurang karena waktu tempuhnya yang membutuhkan waktu 2-3 jam dari bandung menuju ke bandara kertajati. Oleh karena itu, pemerintah terus mengebut pembangunan jalan Tol Cisumdawu yang nantinya akan menghubungkan Kota Bandung langsung dengan Bandara Kertajati.

Nantinya, dengan menggunakan jalan tol ini, Bandara Kertajati bisa ditempuh hanya dalam waktu 45 menit dari Kota Bandung. Tol ini sendiri dijadwalkan untuk selesai pada pertengahan tahun 2020.

Selain memiliki manfaat bagi warga bandung untuk bisa mengakses Bandara dengan mudah, Tol Cisumdawu juga memberikan dampak ekonomi bagi wilayah-wilayah yang memiliki akses atau gerbang tol di jalur tol tersebut, diantaranya adalah Tanjungsari dan Sumedang. Sehingga, prospek investasi rumah di lokasi-lokasi tersebut bisa menjadi pilihan yang menarik bagi anda yang ingin berinvestasi rumah.

3. Proyek Tol Cigatas (Cileunyi – Garut – Tasik)

Proyek tol selanjutnya yang akan dibangun di Bandung adalah tol Cigatas atau Cileunyi, Garut dan Tasik.

Namun sayangnya, tol ini masih dalam tahap perencanaan, sehingga rute, rencana gerbang tol, jadwal pembangunan serta jadwal selesainya masih belum bisa dipastikan dan dikonfirmasi.

4. Proyek Monorel Bandung Raya

Banyaknya penduduk bandung raya yang beraktifitas sehari-hari di Kota Bandung membuat padatnya wilayah perbatasan-perbatasan Kota Bandung, hal ini yang menjadi salah satu alasan pemerintah untuk berencana membangun proyek monorel Bandung Raya yang rencananya akan menghubungkan Kota Bandung dengan wilayah-wilayah di sekitarnya.

Namun sama seperti proyek Tol Cigatas, proyek ini masih belum memiliki kepastian baik secara jalur maupun waktu kapan selesainya.


Lokasi yang Memiliki Prospek Investasi Rumah yang Menjanjikan di Bandung

Seperti sering anda dengar, lokasi merupakan faktor utama yang harus dipertimbangkan saat memilih properti, terutama dalam memilih properti untuk tujuan investasi.

Dengan mempertimbangkan hal-hal yang telah dibahas sebelumnya diatas, kami bisa merangkum beberapa wilayah di Bandung Raya yang memiliki prospek yang sangat menjanjikan untuk anda yang ingin berinvestasi properti terutama berinvestasi rumah.

1. Soreang

Beberapa tahun terakhir, Soreang menjadi primadona untuk mereka yang berinvestasi di perumahan. Hal ini dikarenakan dengan selesainya pembangunan Tol Soroja yang setelah belasan tahun terkatung-katung, akhirnya selesai.

Namun sayangnya, saat ini harga rumah dan properti di Soreang sudah cukup tinggi, dan anda telah melewatkan puncak kenaikan harganya yaitu saat gerbang tol selesai dan mulai digunakan.

2. Bandung Timur

Perkembangan Kota Bandung saat ini cenderung mengarah ke area timur. Sehingga banyak sekali peminat yang mencari rumah di daerah ini, dan secara otomatis membuat peningkatan harga rumah di kawasan bandung timur cukup tinggi dalam beberapa tahun kebelakang.

3. Rancaekek/Tegaluar

Area Rancaekek atau tegaluar diproyeksi akan mengalami peningkatan harga yang cukup pesat dikarenakan adanya stasiun Kereta Cepat Jakarta – Bandung di Tegaluar.

4. Jatinangor

Kawasan jatinangor dalam beberapa tahun kedepan akan semakin menarik untuk berinvestasi properti karena terus bertambahnya kampus-kampus yang memindahkan kampusnya ke kawasan ini (terakhir yaitu ITB).

Namun sayangnya, harga properti dan tanah dikawasan ini sudah sangat tinggi, tidak heran banyak pengembang yang memilih membangun apartemen di kawasan ini daripada membangun landed house.

Sehingga untuk anda yang ingin berinvestasi properti di Jatinangor, maka pilihannya adalah apartemen, kecuali jika anda memiliki dana yang cukup besar, baru anda bisa mempertimbangkan untuk membeli rumah karena harganya diwilayah ini sudah sangat mahal.

5. Tanjungsari

Kawasan tanjung sari merupakan salah satu kawasan yang sayangnya tidak cukup populer, atau belum begitu populer dan dilirik oleh para investor. Padahal, kawasan ini sangat menjanjikan dan memiliki prospek yang sangat bagus dalam beberapa tahun kedepan.

Hal ini dikarenakan beberapa hal, diantaranya pintu gerbang tol tanjung sari yang akan segera dibuka pada tahun 2020, sehingga area tanjung sari bisa diakses hanya 10-15 menit dari Kota Bandung. Selain itu, area tanjung sari juga menjadi alternatif dari jatinangor, karena jarak tempuhnya yang bisa ditempuh hanya dalam waktu 5-10 menit dari kawasan pendidikan jatinangor, namun memiliki harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga di Jatinangor yang sudah melonjak sangat mahal.

Jika anda tertarik untuk memilih tanjung sari sebagai lokasi untuk investasi rumah, maka perumahan griya sari merupakan salah satu pilihan menarik untuk anda. Silahkan klik link berikut untuk membaca lebih lengkap tentang Perumahan Griya Sari – Tanjungsari.


Hal-hal yang Harus di Perhatikan saat berinvestasi Rumah di Bandung

1. Cek Legalitas

Legalitas adalah surat atau bukti kepemilikan terhadap tanah dari rumah atau properti yang anda beli. Ada beberapa jenis legalitas tanah yang sah dan diakui di negara kita, diantara lain Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Guna Bangunan, AJB, Girik atau Letter C.

Idealnya, anda harus memilih rumah yang berstatus SHM atau Sertifikat Hak Milik, karena selain memiliki kekuatan hukum yang tinggi, juga membuat investasi anda lebih aman dan terjamin.

Legalitas merupakan faktor penting ketika memilih rumah untuk investasi. Jangan sampai terjebak membeli rumah dengan harga yang murah namun legalitasnya tidak jelas, karena bukannya mendapatkan keuntungan, namun anda bisa beresiko mengalami kerugian yang besar di masa depan terutama jika rumah yang anda beli ternyata bersengketa.

2. Cek Perizinan

Jika legalitas tanah dari rumah atau properti yang akan anda beli sudah aman/clear, maka langkah selanjutnya adalah mengecek perizinan dari rumah tersebut. Apakah rumah tersebut memiliki izin yang sah atau dibangun tanpa izin.

Cara mengeceknya sangat mudah, yaitu dengan mengecek IMB atau izin mendirikan bangunan dari rumah yang anda incar. Jangan pernah membeli rumah yang tidak memiliki IMB karena ada resiko rumah tersebut bisa saja suatu saat digusur oleh pemerintah setempat.

3. Cek Rencana Perkembangan Infrastruktur

Untuk mendapatkan keuntungan yang besar, ada baiknya sebelum memilih rumah untuk investasi anda terlebih dahulu mengecek rencana pembangunan infrastruktur di daerah rumah tersebut. Karena, rumah yang berada di dekat area yang akan dibangun infrastruktur akan mengalami peningkatan harga yang sangat tinggi pada saat infrastruktur tersebut telah selesai dibangun.

Salah satu infrastruktur yang paling menarik yang bisa meningkatkan harga properti adalah gerbang tol. Saat ini, salah satu rencana gerbang tol yang sedang dibangun adalah gerbang tol tanjung sari, sehingga lokasi di sekitar tanjung sari bisa menjadi salah satu opsi untuk berinvestasi di sekitar bandung raya.


Kapan Waktu yang Tepat Berinvestasi di Rumah?

Selain lokasi, timing waktu pembelian juga merupakan faktor penting penentu besaran keuntungan investasi anda. Jika anda membeli dalam waktu yang salah, anda tidak bisa mendapatkan keuntungan investasi yang optimal.

Berikut ini kami rangkum beberapa waktu yang paling tepat untuk membeli sebuah rumah agar mendapatkan keuntungan investasi yang paling besar dan optimal.

1. Beli pada masa pre-launching

Jika anda tertarik membeli rumah di perumahan untuk investasi, maka anda harus membeli rumah tersebut pada masa awal penjualan atau seringkali disebut dengan masa pre-launching.

Kenapa?

Karena biasanya para developer atau pengembang perumahan biasanya memberikan diskon harga perdana yang paling besar, sehingga anda bisa mendapatkan kenaikan harga yang paling tinggi.

Beda ceritanya jika anda terlambat membeli dan membeli pada saat harga normal atau harga sudah naik, maka keuntungan anda tentu saja menjadi semakin menipis.

2. Beli sebelum infrastruktur penunjang selesai

Langkah kedua untuk mendapatkan keuntungan yang paling besar dari investasi properti adalah membeli saat infrastruktur pendukung di dekat lokasi properti tersebut belum selesai, karena, pada saat infrastruktur tersebut selai dibangun, harga rumah akan melonjak naik.

Sehingga, waktu terbaik adalah dengan membeli pada saat infrastruktur pendukung belum selesai sehingga harganya masih terjangkau dan anda bisa ikut menikmati kenaikan harga saat infrastruktur selesai.

Salah satu contoh nyata adalah gerbang tol soreang yang dibuka untuk umum pada desember 2017. Sebelum gerbang tol ini resmi dibuka, anda bisa mendapatkan rumah dengan harga 200-300 jutaan di area dekat gerbang tol ini. Namun tidak lama setelah gerbang tol soreang selesai, harga rumah-rumah di dekat gerbang tol ini naik menjadi 400 jutaan.

Artinya, mereka yang paling banyak mendapatkan keuntungan adalah mereka yang membeli sebelum gerbang tol soreang dibuka.

Anda bisa menikmati hal yang sama dengan membeli rumah di kawasan tanjung sari dimana disini akan dibuka gerbang tol tanjungsari yang merupakan salah satu gerbang tol di jalur Cisumdawu. Rencananya, gerbang tol ini akan dibuka pada pertengahan 2020, sehingga, anda masih memiliki kesempatan untuk membeli di kawasan tersebut saat ini sebelum harga rumah-rumah di sekitarnya melonjak naik saat gerbang tol tanjung sari resmi dibuka.


Metode Pembelian Rumah Terbaik untuk Investasi

Dalam berinvestasi rumah, metode pembelian atau metode pembayaran juga menjadi faktor penentu dari seberapa besar keuntungan yang bisa anda dapatkan. Jika diurutkan, berikut ini urutan metode pembelian rumah terbaik untuk berinvestasi :

1. Cash Keras

Jika anda memiliki uang tunai, maka cash keras adalah metode pembelian yang paling menguntungkan. Kenapa? Karena dengan membeli secara cash keras, biasanya anda bisa mendapatkan diskon khusus dari penjual rumah baik itu penjual perorangan ataupun developer/pengembang perumahan.

Dengan begitu, jumlah keuntungan yang anda dapatkan pun bisa jauh lebih besar nantinya.

2. Cash Bertahap

Apabila anda tidak memiliki uang tunai, maka alternatifnya adalah dengan membeli secara cash bertahap. Keuntungan dari membeli secara cash bertahap adalah anda tidak perlu membayar bunga yang besar kepada bank seperti ketika anda membeli secara KPR.

Saat ini banyak sekali developer yang menawarkan pembelian rumah dengan metode cash bertahap dengan berbagai tenor waktu, mulai dari 6 bulan, 12 bulan, 2 tahun hingga 3 tahun. Anda bisa memilih tenor waktu sesuai dengan kemampuan anda mengangsur.

3. KPR

Langkah terakhir jika memang anda juga tidak mampu untuk membeli secara cash bertahap adalah dengan menggunakan bantuan bank melalui program KPR atau Kredit Pemilikan Rumah.

Memang, dengan membeli secara KPR anda akan dikenakan bunga dari bank, namun pada umumnya, bunga ini akan lebih rendah dibandingkan dengan persentase kenaikan harga properti yang anda beli sehingga secara umum, anda masih bisa mendapatkan keuntungan meskipun jumlahnya tidak sebesar ketika anda membeli secara cash keras ataupun cash bertahap.


Berapa Modal Awal Investasi Rumah di Bandung?

Percayakah anda bahwa dengan modal 1 juta pun anda sudah bisa berinvestasi rumah di bandung? Ya, tidak perlu menyiapkan uang puluhan atau bahkan ratusan juta untuk bisa berinvestasi rumah, karena dengan 1 juta pun sebenarnya anda sudah bisa memulai investasi properti anda.

Caranya sangat mudah, yaitu anda bisa mencari perumahan-perumahan yang terletak di lokasi yang memiliki prospek yang menjanjikan seperti yang sudah kami terangkan diatas, lalu cari diantara perumahan tersebut yang memberikan program dp ringan atau dp hanya 1 juta rupiah.

Saat ini, cukup banyak developer atau pengembang perumahan yang memberikan promo tersebut.

Dengan begitu, cukup bermodal awal 1 juta saja sebagai dp atau uang muka, maka anda sudah bisa memiliki rumah untuk investasi. Selanjutnya anda bisa menyewakan atau mengontrakkan rumah tersebut untuk membantu anda membayar cicilan rumah tersebut setiap bulannya.

Dan apabila harga rumah tersebut sudah naik ke harga yang menurut anda cukup menguntungkan, maka anda bisa menjual rumah tersebut dan menikmati hasilnya.

Selamat berinvestasi!